VOC ( Verenigde Oostindische Compagnie) atau yang biasanya kita kenal dengan kongsi dagang milik belanda ini telah berdiri sejak 1602 ini yang pertama kali datang ke indonesia untuk melakukan perdagangan keseluruh benua asia. tapi tahukah kalian bahwa VOC dulunya merupakan salah satu kongsi dagang yang paling berkuasa dan berjaya karena mereka memiliki banyak laba dari hasil penjualan rempah-rempah dan barang komoditi lainnya dari Asia yang kemudian dijual ke Eropa. Kemudia perusahaan yang dimiliki mayoritas seluruh warga negara Belanda ini pernah mengalami kebangkrutan dan akhirnya semua aset-asetnya diambil oleh pemerintahan Belanda pada sekitar abad ke-18. fajtor-faktor penyebab kebangkrutan VOC antara lain:
sejarah merupakan awal dari peradaban manusia, dengan sejarah maka manusia akan mengetahui asal mula dari suatu peradaban maupun ilmu pengetahuan
Tampilkan postingan dengan label VOC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VOC. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 November 2013
Rabu, 16 Januari 2013
KEBIJAKAN PEREKONOMIAN PORTUGIS, SPANYOL, DAN VOC DI INDONESIA
KEBIJAKAN
PEREKONOMIAN PORTUGIS, SPANYOL, DAN VOC DI INDONESIA
Kebijakan ekonomi itu sendiri adalah mengacu pada tindakan sebuah
kebijakan pemerintah dalam mengambil kebijakan atau keputusan di bidang ekonomi.
Kebijakan
ini dapat pula mencakup didalamnya sistem untuk menetapkan
sistem perpajakan suku bunga dan anggaran pemerintah serta
pasar tenaga kerja kepemilikan nasional, dan otonomi daerah
dari intervensi pemerintah ke dalam perekonomian.
Ø Kebijakan ekonomi portugis
Kebijakan oleh
pemerintahan Portugis yakni menerapkan Monopoli perdagangan Portugis di daerah
Sunda Kelapa dan Maluku pada
tahun 1511
melalui Alfonso de Albuquerque.
Namun
monopoli ini gagal karena Portugis kekurangan kapal untuk mengangkut
rempah-rempah dan komoditi lainnya (Djoened.1992:15). Selain itu kegagalan
Portugis dalam memonopoli perdagangan di Maluku dikarenakan banyak
pegawai-pegawai dari pihak Portugis yang melakukan korupsi dan menimbun sendiri
hasil panen dari pihak petani. Kegagalan pihak Portugis juga disebabkan oleh
hancurnya armada kapal Portugis di Jawa akibat perang di Malaka pada tahun 1511. Selain itu dengan kembali aktifnya
perdangangan
Asia menyebabkan sistem monopoli Portugis menjadi tidak efektif (
Ricklefs.2008:45 ). Namun pada tahun
1512 Alfonso de Albuquerque mengirimkan armada yang terdiri dari 3 kapal layar
yang dipimpin oleh Antonio de Abreu namun salah satu armada kapal tersebut tenggelam
di perairan Madura yang tujuan utama atas pengiriman armada
Portugis itu untuk membangun monopoli perdagangan cengkih (Djoened.1992:20).
Setibanya di Pulau Maluku kapal Portugis disambut baik
oleh Sultan Aby Lais, Sulta,
mereka kemudian membuat perjanjian kepada pihak
Portugis tentang pembuatan benteng di Ternate dengan imbalan Sultan Ternate
akan menyediakan cengkeh bagi Portugis. Kemunduran Bangsa Portugis dalam menguasai monopoli disebabkan adanya korupsi dan kalahnya armada
Portugis dari Malaka. Selain itu juga disebabkan dengan adanya
pembunuhan sultan Khairun (1537-1570) yang menyebabkan Sultan Baabullah yang
merupakan anak dari Sultan Khairun mengadakan perawanan terhadap Portugis
dengan mengepung basis kekuatan Portugis dan mengepung benteng pertahanan
Portugis selama 5 tahun.
Jumat, 09 November 2012
Kebijakan bangsa Eropa di Indonesia
Kedatangan BangsaEropa di Indonesia Serta Kebijakan yang Diberikan
Awal
kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara ( Indonesia ) pada abad 16. Mereka datang ke Indonesia dalam misi mencari
sumber rempah-rempah yang menjadi salah satu komoditi dagang paling dicari di
Eropa (Paramita rahayu.2008.228.) kenyataan ini lah yang mendorong banyaknya
bangsa Eropa yang mulai datang untuk mencari sumber-rempah-rempah. Kedatangan
bangsa Portugis pada awal abad ke 16
telah memulai ekspansi bangsa Eropa ke Indonesia, kemudian dilanjutkan oleh
bangsa Spanyol, Bangsa Belanda Melalui VOC, kemudian Inggris. Bangsa Eropa
dalam petualangannya ke Indonesia telah memberikan pengaruh-pengaruh dalam
bidang ekonomi dan melakukan kebijakan-kebijakan ekonomi baik untuk mengambil
hati masyarakat Indonesia maupun untuk menguasai hasil rempah-rempah di Indonesia.
Kebijakan ekonomi itu
sendiri adalah mengacu pada tindakan sebuah kebijakan pemerintah dalam
mengambil kebijakan atau keputusan di bidang ekonomi, kebijakan ini dapat pula
mencakup didalamnya sistem untuk menetapkan sistem perpajakan suku
bunga dan anggaran pemerintah serta pasar tenaga
kerja kepemilikan nasional, dan otonomi daerah dari intervensi pemerintah
ke dalam perekonomian. Kebijakan ekonomi yang diterapkan olah bangsa eropa di Indonesia
ada bermacam-macam yakni
Langganan:
Postingan (Atom)
Raja-Raja Majapahit
Raja-raja Majapahit Kertajasa Jawardhana (1293 – 1309) Merupakan pendiri kerajaan Majapahit, pada masa pemerintahannya, Raden Wijaya d...
-
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Sebelumnya kerajaan Demak m...
-
A. KERAJAAN PAJANG 2.1 Awal berdirinya Kerajaaan Pajang Pada abad ke-14 Pajang sudah disebut dalam kitab Neg...
-
Kerajaan Samudera Pasai Aceh Bismillahir Rahmanir Rahiim Berdasarkan berita Marcopolo (th 1292) dan Ibnu Batutah (abad 13). Pada tahun 126...